kementrian-perindustrian-logo

Selamat Datang
di Web Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
Sektor Industri


Pemanasaan global merupakan salah satu isu lingkungan yang paling penting saat ini. Pemanasan global ini akan meningkatkan temperatur bumi yang dipicu oleh aktifitas manusia sehingga menyebabkan meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca (GRK) di dalam atmosfir. Efek pemanasan global ini akan menyebabkan hal-hal sebagai berikut :

  • Melelehnya glasier yang dapat menyebabkan berkurangnya sumber air dan makanan
  • Meningkatnya ketinggian air laut
  • Terjadi cuaca ekstrim
  • Kekeringan dan banjir
  • Ekosistem akan terganggu yang dapat berakibat punahnya spesies 15 - 50 %

IPCC menyatakan bahwa emisi GRK harus diturunkan 50 - 80 % pada tahun 2050 untuk mencegah konsekuensi pemanasan global. Indonesia telah meratifikasi Konvensi Perubahan Iklim pada bulan Agustus 1994 melalui UU Nomor 6 Tahun 1994 dan Protokol Kyoto melalui UU Nomor 17 Tahun 2004. Selain itu juga Indonesia bertekad untuk menurunkan emisi GRK sebesar 26 % pada tahun 2020 dibandingkan dengan kondisi saat ini BAU (Business As Usual). Oleh karena itu kementrian perindustrian berupaya mendata seberapa besar emisi yang ditimbulkan oleh aktifitas industri di Indonesia. Dari data tersebut, upaya-upaya apa saja yang dapat dilakukan secara spesifik untuk mengurangi emisi GRK yang ditimbulkan oleh sektor industri di Indonesia.